Di kunjungan saya ketiga ke Jepang, saya menyempatkan diri buat mampir ke Kamakura. Kamakura adalah sebuah kota kecil di Perfektur Kanagawa. Tapi, 800 tahun yang lalu, kota ini menjadi pusat pemerintahan di Jepang di bawah kekuasaan Keshogunan Minamoto. Oleh karena itu, kota cantik di tepi pantai ini dipenuhi banyak kuil besar dan kecil yang kaya akan sejarah sehingga menjadi pendorong saya untuk menghabiskan satu hari di Kamakura. Kamakura dapat dengan mudah dijangkau dari Tokyo dengan durasi sekitar 1 jam perjalanan dengan kereta.
Tujuan pertama saya di Kamakura adalah Zeniarai Benten Ugafuku Jinja, atau yang populer disebut sebagai kuil Zeniarai Benten. Oya, saya muter-muter Kamakura dengan menyewa sepeda. Ketika jalan yang saya ikuti sampai ke suatu pelataran (kayaknya halaman parkir) dan berlanjut ke jalan yang menanjak curam menaiki bukit (saking curamnya dah kayak tebing aja)... saya sempat ragu, benar nggak ya jalannya? Awalnya saya berniat untuk memarkir sepeda saya di situ lalu naik ke atas. Tapi saya urungkan karena daerah sekitar situ sepi. Memang sih Jepang itu aman, tapi kan tetap khawatir apalagi ini sepeda sewaan. Akhirnya saya putuskan untuk mendorong sepeda naik ke atas. Lumayan juga capeknya naik ke atas sambil menuntun sepeda ^^; Dan di saat saya hampir menyerah saja dan balik turun, saya menemukan semacam goa yang di depannya ada gerbang kuilnya. Saya sampai!!
 |
| Sepeda sewaan saya di depan gerbang masuk ke Zeniarai Benten |
 |
| Setelah melewati terowongan dan deretan tori kayu kita sampai di Zeniarai Benten |