Karena saya bosennnn hiburan (yang gratis ato murah) di Patong tuh itu itu saja, hari ketiga saya memutuskan untuk main ke Phuket Town, ibukotanya Propinsi Phuket yang juga kota terbesar di Pulau Phuket. Tujuan utama saya adalah kawasan kota tuanya Phuket yang lazim disebut Old Town.
![]() |
Old Phuket Town dicirikan oleh deretan apartemen bergaya Shino-Portugis yang merupakan perpaduan arsitektur Eropa dan China. Kok China? Jadi ceritanya, ketika tambang timah ditemukan di Phuket, mereka kekurangan tenaga kerja sehingga mereka mendatangkan tenaga kerja dari China. Bersama kaum pekerja ini, sejumlah pedagang dan saudagar dari China juga datang ke Phuket untuk membuka bisnis di sini. Kok Portugis/Eropa? Sebelum timah ditemukan d Phuket, pulau ini sudah menjadi salah satu pusat perdagangan internasional sehingga masuk juga pengaruh-pengaruh arsitektur Eropa. Bahkan ada mansion-masion asing megah dibangun di sekitar Old Phuket Town. Selain itu, gaya bangunan yang campuran China-Eropa ini emang saat itu lagi ngetren di kawasan Asia Tenggara.






