Tuesday, June 9, 2015

Wat Phra Thong

Kalau dibandingkan dengan Wat Chalong atau Big Buddha Phuket (apa lagi kalau nanti sudah 100% rampung), Wat Phra Thong ukurannya lebih kecil dan lebih bersahaja. Selain itu, biara ini lebih sepi pengunjungnya dan pada saat saya ke sana, cuma ada 1 wisatawan asing lainnya yang ada di sana. Tapi biara yang dianggap tertua di Phuket ini punya sebuah legenda mengenai Patung Buddha Emas setengah badan yang menjadi daya tarik utamanya.

Phra Phut Emas (Patung Buddha Emas)Bangunan utama yang melingkupi Patung Buddha Emas
Dahulu kala, kawasan biara tersebut adalah sebuah padang rumput tempat untuk menggembalakan ternak. Suatu hari, seorang anak laki-laki datang ke sana menggembalakan kerbaunya. Dia kemudian mengikatkan kerbaunya di sebuah batu tertutup lumpur yang menonjol di padang rumput tersebut dan meninggalkannya di sana. Sepulangnya dari sana, anak itu sakit dan akhirnya meninggal keesokan harinya. Ketika ayahnya pergi ke padang untuk membawa pulang kerbaunya, ternyata kerbaunya juga sudah mati. Malamnya, ayahnya bermimpi bahwa yang menyebabkan anaknya meninggal adalah kena kutuk karena batu yang dipakainya untuk mengikatkan kerbau ternyata adalah kuncung dari kepala sebuah patung Buddha emas.

Patung yang mengambar kejadian awal legenda Patung Buddha Emas
Keesokannya si bapak dan para tetangganya kembali ke lokasi batu berlumpur tadi. Setelah lumpurnya dibersihkan, ternyata memang ada patung Buddha emas dibalik lumpur tersebut. Warga melaporkan penemuan tersebut kepada penguasa Thalang. Dia kemudian memerintahkan agar patung tersebut digali tetapi para pekerjanya diserang oleh gerombolan tawon dan lebah. Akhirnya si gubernur memerintahkan agar didirikan bagunan (biara) untuk mengatapinya. Konon, tinggi kepala patungnya yang bisa digali hanyanya sekitar 30 cm saja dan badannya masih terkubur. Bertahun-tahun kemudian, seorang pertapa datang ke sana dan menganjurkan agar kepala Buddha emas tersebut dilapisi lagi dengan semacam semen untuk menghindari agar tidak dipotong dan dicuri.

Pengunjung yang berdoa dihadapan Patung Buddha Emas

Pada masa pemerintahan Raja Rama I, Thalang sempat diserang dan dikuasai oleh bangsa Burma. Tentara Burma yang menggali Patung Buddha Emas ini digigiti oleh semut yang keluar dari tanah yang digali dan banyak tentara Burma tersebut mati. Sebelum mereka akhirnya berhasil menggali dan mencuri patung tersebut, tentara Burma berhasil dikalahkan dan diusir dari Thalang. Setelah itu, seorang biksu datang ke sana dan meyakinkan warga Thalang untuk membangun biara di sana, lengkap dengan tempat tinggal biksu, aula ibadah, menara, dst. Lalu patung yang lebih besar, sebagaimana yang bisa dilihat saat ini, dibuat menutupi kepala Patung Buddha Emas yang asli untuk keperluan ibadah.
Altar penghormatan atas kepala-kepala biara terdahuluAula Pentasbihan

Oleh orang Thailand, Patung Buddha Emas ini disebut sebagai Phra Phut yang berarti patung Buddha yang muncul dari tanah. Orang China mempercayai bahwa patung ini aslinya berasal dari China dan menyebutnya sebagai Phoo Phuk. Pada saat Imlek, orang Thailand dan China yang tinggal di sekitar Thalang datang untuk merayakannya di biara ini. (Umumnya orang China yang tinggal di Thailand pergi ke Vihara, bukannya pergi ke Wat). Pengaruh Buddha China terlihat dalam Wat Phra Thong dengan keberadaan patung Buddha Mi Le Fo (biasa disebut Buddha Gembira) dan menara pembakaran petasan dalam arsitektur China.

Patung Buddha Mi Le Fo di Wat Phra ThongMenara pembakaran petasan bergaya arsitektur China yang sangat berbeda dengan menara lonceng dibelakangnya yang dalam arsitektur Thailand

Sama seperti biara Buddha Thailand lainnya, di dalam kuil Patung Buddha Emas juga dihiasi oleh patung-patung Buddha 7 hari. Patung-patung ini ditutupi oleh lembaran emas. Bagi umat Buddha Thailand, menempelkan lembaran kertas tersebut adalah salah satu bentuk persembahan mereka untuk membawa berkah bagi mereka.
Patung-patung Buddha 7 hari di Wat Phra Thong 

__________________________________________________________
Seri Jalan-Jalan ke Phuket 2014 selengkapnya:
  1. Menginap di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan
  2. Patong Beach
  3. Hedonisme di Soi Bangla
  4. Ada Apa Lagi di Patong?
  5. Phuket Old Town
  6. Biara-Biara Budha di Phuket (Wat Puttamongkonnimit)
  7. Wat Chalong
  8. Big Buddha di Phuket
  9. Wat Phra Tong
  10. Wat Pra Nang Sang
  11. Hong by Starlight bersama John Grey's SeaCanoe

1 comment:

  1. The Casino and Hotel - DrmCD
    › news › › news › The Casino and Hotel › news › The Casino and Hotel The Hotel The Resort, The 인천광역 출장샵 Star at 3499 Las 대전광역 출장안마 Vegas Blvd S, Las Vegas NV 89109, 제주 출장샵 USA. Check reviews, photos 경주 출장샵 and prices. Phone: 702.770.53; 광양 출장마사지 Address: 3499 Las Vegas Blvd S,

    ReplyDelete