Sunday, June 7, 2015

Big Buddha di Phuket

Phutta Ming Mongkol Akenakkiri Buddha, yang biasanya disebut Big Buddha Phuket adalah ikon baru Phuket. Big Buddha Phuket dan taman Buddha yang melingkupinya dibangun untuk memperingati ulang tahun Raja Thailand Bhumibol Adulyadej ke-80. Lokasinya ada di puncak Gunung Nakkerd, tidak sampai 1 km jaraknya dari Wat Calong. Konon, Big Buddha Phuket adalah patung Buddha terbesar di dunia dan yang pertama kali dibuat dari marmer putih.

Pekerja sedang menyelesaikan lotus di bagian bawah Big Buddha Phuket

Meski pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2002, masih banyak pekerjaan konstruksi yang belum selesai di taman Buddha ini. Patung Big Buddha sendiri sudah hampir jadi, dimana pekerja sedang menyelesaikan dasar patung yang berbentuk bunga lotus pada saat aku ke sana (awal 2014).


Ikonografi Buddha dimulai ketika Kaisar Alexander Agung dari Yunani menguasai India pada tahun 200-300 sebelum Masehi. Pada sekitar abad keenam Buddhist, patung Sang Buddha pertama kali dibuat oleh seorang pematung Yunani di propinsi Gandhara. Oleh karena itu, patung Sang Buddha ini disebut dengan gaya Gandhara (Greko-Buddhist) dan dianggap sebagai bentuk pertama dari patung Sang Buddha. Patung Sang Buddha dalam gaya Gandhara digambarkan dengan rambut yang diikat dan digelung ke atas. Hal ini dilakukan untuk membedakan patung Sang Buddha dengan bikkhu-bikkhu pengikutnya.
Contoh patung Buddha gaya Gandhara Contoh patung Buddha gaya Manthura

Pada masa yang hampir bersamaan, seorang seniman India di kota Manthura menciptakan patung Sang Buddha dengan gaya yang berbeda yang kemudian disebut sebagai gaya Manthura. Ciri-ciri patung Buddha bergaya Manthura adalah rambut yang melingkar menjadi spiral-spiral kecil, paha yang besar, kedua lengan seperti belalai gajah, dada besar dan menonjol, dan hidung bengkok. Big Buddha Phuket ini dibuat dalam gaya Manthura, sebagaimana umumnya patung-patung Buddha lain yang ada di Thailand.


Desain dari taman Buddha ini meliputi patung utama Big Buddha yang dibuat dari beton dilapisi marmer putih setinggi 45 meter, patung Buddha setinggi 12 meter dari tembaga dan bangunan kuil. Pada tahun 2014, kuil tersebut belum dibangun. Sebagai gantinya, di lokasi tersebut didirikan bangunan tidak permanen yang difungsikan sebagai kuil sementara dan ruang ‘pameran’ atas pembangunan Big Buddha.
Desain Komplek Big Buddha Phuket

Biaya konstruksinya berasal dari donasi keluarga kerajaan dan seluruh rakyat Thailand. Para pengunjung juga diajak untuk berkontribusi dan berderma untuk pembangunan Big Buddha ini.
Ajakan berderma bagi para penggunjung
Bahkan, pengunjung juga dipersilahkan untuk berdonasi dengan menggunakan mata uang mereka sendiri. Banyak di antaranya ditampilkan untuk menunjukkan bahwa Big Buddha Phuket telah dikunjungi oleh orang dari berbagai negara. Termasuk Indonesia, tentu saja! :D
Donasi dengan mata uang dari seluruh dunia

Meski konstruksinya belum rampung, berbagai ornamen dan dekorasi sudah disiapkan seperti berbagai macam patung Buddha, ukiran kayu, dan lonceng raksasa.



Halaman di sekitar bangunan juga dihiasi oleh sejumlah patung dan juga ada beberapa pohon yang digantungi lonceng dan kertas doa.




Posisinya yang di puncak gunung, menjadikan Big Buddha Phuket memiliki pemandangan yang indah, namun sayangnya banyak yang masih terhalang oleh rangka-rangka konstruksi yang belum rampung. Pemandangan di bawah ini aku ambil fotonya dari tepi tebing yang menghadap ke teluk di bawah Big Buddha Phuket.

Belum ada kendaraan umum untuk mencapai Big Buddha Phuket jadi kita harus menyewa mobil sendiri untuk mencapainya. Dan karena kondisinya yang naik ke atas gunung, jadi sangat tidak disarankan untuk kesana dengan menyewa thuk-thuk.

__________________________________________________________
Seri Jalan-Jalan ke Phuket 2014 selengkapnya:
  1. Menginap di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan
  2. Patong Beach
  3. Hedonisme di Soi Bangla
  4. Ada Apa Lagi di Patong?
  5. Phuket Old Town
  6. Biara-Biara Budha di Phuket (Wat Puttamongkonnimit)
  7. Wat Chalong
  8. Big Buddha di Phuket
  9. Wat Phra Tong
  10. Wat Pra Nang Sang
  11. Hong by Starlight bersama John Grey's SeaCanoe

No comments:

Post a Comment